-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aroma Persekongkolan Tender Rp.10 Miliar di Dindikbud Banten, Kontraktor Tanpa Kualifikasi Gedung Pendidikan Dimenangkan

Wednesday, 21 October 2026 | October 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-22T00:20:20Z

Banten Media Kriminalitas– Proyek Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten kini menjadi sorotan. Proyek strategis bernilai pagu anggaran Rp 10.000.000.000 (Rp 10 Miliar) dengan Kode RUP 67204377 tersebut diduga kuat menabrak syarat kualifikasi lelang formal yang telah ditetapkan.


Hasil investigasi mendalam mengindikasikan adanya pembiaran dan kelalaian fatal oleh Pokja.296-DINDIKBUD-PK. Pihak Pokja diduga sengaja meloloskan dan memenangkan perusahaan yang tidak memenuhi kompetensi bidang kerja yang dipersyaratkan dalam dokumen lelang.

Sementara itu berdasarkan hasil investigasi dan penelusuran mendalam terhadap dokumen lelang Nomor: Dokpil/10137578000/Pokja.296-DINDIKBUD-PK/BPBJ/2026 tertanggal 12 Juni 2026, Pokja 296-DINDIKBUD-PK secara kontroversial memenangkan CV Abu Said Kontraktor (CV Abu Said Contractor) sebagai penyedia jasa. Keputusan ini dinilai janggal dan menabrak aturan hukum pengadaan barang dan jasa.

Berdasarkan Dokumen Pemilihan Lembar Data Kualifikasi (LDK) Bab V Nomor IKP 29.11, peserta tender diwajibkan memenuhi syarat mutlak, antara lain:

1. Memiliki Izin Usaha Bidang Konstruksi Gedung Pendidikan sesuai KBLI Nomor 41016.

2. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) Kualifikasi Kecil subklasifikasi Jasa Pelaksana untuk Konstruksi Bangunan Gedung Pendidikan (Kode SBU: BG006).

3. Memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) Pekerjaan Konstruksi Gedung Pendidikan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir.


Namun dari hasil pelacakan data digital pada portal-portal resmi seperti Gapensi, Aspekindo, SIKI LPJK, hingga OSS-RBA, menunjukkan fakta mengejutkan: CV Abu Said Kontraktor belum memiliki SBU BG006 (Gedung Pendidikan).


Adapun yang diketahui SBU yang dimiliki perusahaan asal Kota Tangerang Selatan ini sejak 2023 hingga 2026 tercatat hanya meliputi Kode BG007K1, BG009K1, SI001K1, dan SI003K1. Portofolio perusahaan di bawah naungan DPD ASPEKINDO Banten. ini murni berfokus pada infrastruktur jalan, jembatan, dan pekerjaan sipil di bawah naungan Dinas PUPR Banten. Salah satu rekam jejak terbesarnya hanyalah proyek Rehabilitasi Ruas Jalan Sukanagara – Sukajaya Kabupaten Serang TA 2025 dengan nilai kontrak Rp.4.320.000.000,-.


"Bagaimana mungkin spesialis kontraktor jalan yang tidak punya sertifikasi gedung sekolah bisa lolos, bahkan memenangkan tender gedung SMA senilai 10 Miliar? Ini jelas menabrak aturan dan melanggar hukum," Jelas Direktur Eksekutif DPP-FPK DJ.Syahrial Deny.S,Ip,yang akrab disapa Deny Debus.


Seharusnya Pokja Pemilihan membatalkan Kemenangan CV Abu Said Kontraktor, Karena status keaktifan SBU Gedung Pendidikan (BG006) milik CV Abu Said Kontraktor terbukti kosong dan tidak terindeks pada sistem satu pintu Lembar Evaluasi SIKaP LKPP maupun direktori publik. Jika dalam berkas fisik/unggahan LPSE mereka melampirkan kertas SBU BG006 namun tidak tervalidasi secara digital, hal tersebut patut dicurigai sebagai manipulasi data.


Untuk itu Deny Debus, mendesak Kepala Inspektorat dan BPK Provinsi Banten untuk segera bertindak tegas, untuk:

1. Mengevaluasi Pembuktian Kualifikasi: Memeriksa tanpa celah keaslian SBU melalui portal SIKI LPJK dan keaktifan KBLI di NIB.

2. Gugurkan dan Batalkan Kemenangan: Jika terbukti tidak memiliki SBU: BG006. 

3. Hentikan sementara Pekerjaan: Proyek Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Kelurahan Bambu Apus.

4. Segera panggil: PPK Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Banten. 

5. Segera Panggil: Pokja Pemilihan.

6. Segera Panggil: Direktur CV Abu Said Kontraktor.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten maupun Pokja Pemilihan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai lolosnya perusahaan yang diduga belum memiliki Kode SBU: BG006.(Red)


 

×
Berita Terbaru Update